Jumat, 15 Februari 2013

Limbah Berdasarkan Sumbernya


    Limbah berdasarkan sumbernya, dibedakan sebagai berikut.
1)      Limbah industry
       Limbah ini bias di kategorikan sebagai limbah yang berbahaya karena limbah ini memiliki kadar gas yang beracun, pada umumnya limbah ini dibuang di sungai-sungai di sekitar tempat tinggal masyarakat dan tidak jarang warga masyarakat mempergunakan sungai untuk kegiatan sehari-hari, misalnya MCK(Mandi, Cuci, Kakus) dan secara langsung gas yang dihasilkan oleh limbah pabrik tersebut dikonsumsi dan dipakai oleh masyarakat.
       Limbah industri umumnya berupa bahan sintetik, logam berat, dan bahan beracun berbahaya yang sulit untuk diurai oleh proses biologi (nondegradeble). Selain itu, limbah industri bersifat menetap dan mudah terakumulasi (biomagnifikasi) bahkan logam berat sebagai sebuah unsur memiliki sifat menetap di alam dan tidak dapat dihilangkan.
2)      Limbah rumah tangga
       Limbah rumah tangga adalah limbah yang dihasilkan oleh kegiatan rumah tangga. Limbah ini bisa berupa sisa-sisa sayuran berupa wortel, kol, bayam, slada, dan lain-lain. Bisa juga berupa kertas, kardus atau karton. Limbah ini juga memiliki daya racun tinggi, jika berasal dari sisa obat dan aki.
3)      Limbah minyak
       Minyak merupakan bahan bakar utama pembangkit tenaga pada transportasi maupun industri. Limbah buangan atau tumpahan minyak dalam proses eksploitasi, pengangkutan dan penggunaannya dapat terjadi akibat  kebocoran, kecelakaan maupun tumpahan lainnya.
       Tumpahan minyak disungai maupun di laut menjadikan permukaan perairan tertutup oleh minyak sehingga akan mengganggu biota yang hidup di dalamnya maupun yang ada di sekitarnya.

Akibat yang dapat ditimbulkan oleh limbah minyak perairan, misalnya :
a)      Fitopankton tidak dapat berfotosintesis,
b)      Pertukaran udara didalam air dengan udara bebas terganggu,
c)      Hewan yang sumber makanannya berada di dalam air, seperti burung, menjadi kesulitan mencari makan karena pandangannya terhalang,
d)      Limbah minyak yang berada di air tawar maupun air laut akan mengancam perkembangan biota pada lingkungan tersebut.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar